Akhir-akhir ini kita sering disajikan berita tentang bagaimana kondisi perekonomian dunia yang semakin hari kian memburuk khususnya keadaan yang dialami oleh US dan negara-negara Eropa. Walaupun negara yang secara nyata terancam oleh resesi ekonomi adalah US dan EU tetapi tentunya efek tersebut akan sangat terasa ke seluruh dunia karena keduanya merupakan kekuatan ekonomi dunia. Dunia pun terancam oleh badai dahsyat yang diberi nama Krisis Global, para ahli ekonomi kini tidak lagi mempersoalkan Apakah kita akan menghadapi krisis? namun pertanyaan yang muncul adalah Krisis seperti apa yang bakal terjadi? bisa jadi hanya krisis singkat seperti yang terjadi selam ini atau bisa lebih parah lagi menjadi Great Depression seperti yang pernah terjadi sekitar tahun 1930an.
Krisis apapun yang akan terjadi tentunya saran bijak dapat kita temukan dari orang-orang pendahulu seperti kakek dan nenek kita, yaitu bagaimana mereka dulu bisa bertahan dari ancaman resesi dan kondisi ekonomi yang buruk. Berikut tindakan mereka yang mungkin bisa kita tiru pada saat ini:
1. Hemat itu baik
Hemat berarti tidak membeli barang-barang yang tidak benar-benar diperlukan. Kakek dan nenek kita belajar hemat dari ekonomi sulit dan terus mempraktekkannya sampai keadaan ekonomi membaik kembali. Belajar hidup hemat berarti belajar hidup untuk menyesuaikan diri sesuai dengan kemampuan finansial.
Hemat berarti tidak membeli barang-barang yang tidak benar-benar diperlukan. Kakek dan nenek kita belajar hemat dari ekonomi sulit dan terus mempraktekkannya sampai keadaan ekonomi membaik kembali. Belajar hidup hemat berarti belajar hidup untuk menyesuaikan diri sesuai dengan kemampuan finansial.
2. Fungsi lebih penting daripada lifestyle
Dalam hal membeli barang mereka tentunya menimbang bukan dari bentuk atau design dari barang tersebut tetapi lebih kepada apa yang bisa dilakukan oleh barang tersebut. Misalnya membeli jam bermerek Rolex, jam tersebut memang bagus dan keren namun selama tidak menunjukkan waktu lebih baik daripada jam biasa mengapa harus membelinya sama halnya dengan membeli berbagai gadget teknologi. Lebih baik membeli sesuatu untuk melakukan sesuatu daripada berdasar penampilan/lifestyle.
Dalam hal membeli barang mereka tentunya menimbang bukan dari bentuk atau design dari barang tersebut tetapi lebih kepada apa yang bisa dilakukan oleh barang tersebut. Misalnya membeli jam bermerek Rolex, jam tersebut memang bagus dan keren namun selama tidak menunjukkan waktu lebih baik daripada jam biasa mengapa harus membelinya sama halnya dengan membeli berbagai gadget teknologi. Lebih baik membeli sesuatu untuk melakukan sesuatu daripada berdasar penampilan/lifestyle.
3. Menghindari adanya hutang
Dalam hal ini prinsip yang digunakan sangat patut ditiru, jika mereka tidak memiliki uang, maka mereka akan memikirkan rencana lain untuk mendapatkan uang tersebut. Bisa dengan menabung atau melakukan sesuatu yang dapat menghasilkan uang dan utang bukan merupakan suatu pilihan. Seperti pada jaman sekarang kitasudah terlalu dimanja oleh kartu kredit tanpa disadari bahwa kita telah terjebak oleh lilitan utang.
Dalam hal ini prinsip yang digunakan sangat patut ditiru, jika mereka tidak memiliki uang, maka mereka akan memikirkan rencana lain untuk mendapatkan uang tersebut. Bisa dengan menabung atau melakukan sesuatu yang dapat menghasilkan uang dan utang bukan merupakan suatu pilihan. Seperti pada jaman sekarang kitasudah terlalu dimanja oleh kartu kredit tanpa disadari bahwa kita telah terjebak oleh lilitan utang.
4. Mengerjakan Sendiri
Dalam hal meperbaiki barang yang rusak tentunya mereka mencobauntuk memperbaiki hal tersebut sendiri dulu berbeda dengan kita sekarang yang demikian mudahnya untuk menyewa orang untuk melakukan perbaikan walaupun pada kerusakan kecil. Dengan sedikit sabar dan membaca petunjuk yang tersebar melalui buku dan internet tentunya kita dapat memecahkan masalah itu sendiri.
Dalam hal meperbaiki barang yang rusak tentunya mereka mencobauntuk memperbaiki hal tersebut sendiri dulu berbeda dengan kita sekarang yang demikian mudahnya untuk menyewa orang untuk melakukan perbaikan walaupun pada kerusakan kecil. Dengan sedikit sabar dan membaca petunjuk yang tersebar melalui buku dan internet tentunya kita dapat memecahkan masalah itu sendiri.
5. Menabung
Menabung merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari orang jaman dahulu selain sikap hemat. Pada jaman sekarang kita bisa mengelaborasikan menabung dengan kegiatan investasi. Fungsinya untuk menyiapkan dana darurat yang bisa menjadi pegangan ketika rencana keuangan yang telah disusun tidak berjalan sesuai rencana.
Menabung merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari orang jaman dahulu selain sikap hemat. Pada jaman sekarang kita bisa mengelaborasikan menabung dengan kegiatan investasi. Fungsinya untuk menyiapkan dana darurat yang bisa menjadi pegangan ketika rencana keuangan yang telah disusun tidak berjalan sesuai rencana.
6. Memanfaatkan barang bekas yang masih dapat dipakai
Kadangkala barang bekas luput dari perhatian kita padahal masih memiliki kegunaan kalau kita kreatif memanfaatkannya, barang bekas juga bukan berarti memiliki kualitas yang buruk dibandingkan dengan barang baru, sebagaicontoh ketika membeli kendaraan tentunya kualitas tidak akan berbeda terlalu jauh antara kendaraan baru dengan kendaraan bekas yang baru 2 sampai 3 tahun pemakaian.
Kadangkala barang bekas luput dari perhatian kita padahal masih memiliki kegunaan kalau kita kreatif memanfaatkannya, barang bekas juga bukan berarti memiliki kualitas yang buruk dibandingkan dengan barang baru, sebagaicontoh ketika membeli kendaraan tentunya kualitas tidak akan berbeda terlalu jauh antara kendaraan baru dengan kendaraan bekas yang baru 2 sampai 3 tahun pemakaian.
7. Menunggu diskon
Jika ingin membeli sesuatu, mereka biasanya tidak langsung untuk membelinya pada saat itu juga namun menunggu terlebih dahulu untuk mencari momen yang tepat ketika harga barang tersebut berdiskon. Menunggu harga suatu barang turun tentunya lebih baik daripada membelinya ketika tidak memiliki uang dan memaksakan menggunakan kartu kredit untuk membayarnya yang justru akan membuat kita terperangkap oleh utang.
Jika ingin membeli sesuatu, mereka biasanya tidak langsung untuk membelinya pada saat itu juga namun menunggu terlebih dahulu untuk mencari momen yang tepat ketika harga barang tersebut berdiskon. Menunggu harga suatu barang turun tentunya lebih baik daripada membelinya ketika tidak memiliki uang dan memaksakan menggunakan kartu kredit untuk membayarnya yang justru akan membuat kita terperangkap oleh utang.
0 komentar:
Posting Komentar